Daya hambat ekstrak buah patikala (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus

Inhibitory potency of extract of patikalafruit (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm) on growth of Staphylococcus aureus

  • Ali Yusran
  • Fadel Muhammad
Keywords: Staphylococcus aureus, buah patikala, konsentrasi hambat minimal, zona hambat

Abstract

Patikala (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm) adalah salah satu jenis tanaman dari suku Zingiberaceae. Tanaman ini dapat digunakan sebagai bahan pangan dan juga digunakan dalam pengobatan. Senyawa fitokimia bunga patikala diketahui terdiri atas alkaloid, flavonoid, polifenol, steroid, saponin, dan minyak atsiri. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hambat dari ekstrak buah Patikala terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan untuk mengetahui konsentrasi hambat minimal (KHM) ekstrak buah Patikala terhadap S.aureus Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium. Hasil: Dari hasil pengujian KHM diketahui bahwa pertumbuhan bakteri terjadi pada konsentrasi 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, dan 35%. Terjadi peningkatan nilai rerata zona daya hambat ekstrak buah patikala terhadap S.aureus seiring dengan bertambah besarnya konsentrasi. Simpulan: Ekstrak buah patikala memiliki efektivitas antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan S.aureus. Konsentrasi hambat minimal ekstrak patikala dalam menghambat pertumbuhan S.aureus adalah pada konsentrasi 10%.

Published
2018-10-03