Fraktur angulus mandibula sebagai komplikasi tindakan pencabutan molar ketiga rahang bawah
Abstract
Komplikasi yang terjadi bersamaan dengan tindakan pencabutan gigi molar ketiga impaksi meningkat seiring meningkatnya frekuensi terjadinya gigi molar tiga impaksi. Fraktur angulus mandibula, bergesernya gigi yang bersebelahan, atau terdorongnya fragmen gigi masuk ke dalam struktur anatomi di sekitarnya merupakan beberapa contoh komplikasi yang dapat terjadi selama pencabutan gigi impaksi. Posisi gigi impaksi, struktur anatomi, kemampuan dan kewenangan operator, memegang peranan penting dalam keberhasilan tindakan pencabutan molar ketiga impaksi. Seorang wanita, berusia 34 tahun, dikonsulkan ke klinik kami dengan diagnosis tulang mandibula yang bergeser. Pasien mengeluh kesulitan untuk membuka mulut, setelah dilakukan pencabutan molar ketiga rahang bawah impaksi dengan lokal anestesi oleh seorang dokter Spesialis yang bukan Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial satu hari sebelumnya. Dari pemeriksaan klinis, didapatkan adanya rasa nyeri dan parastesia pada sisi mandibula kiri. Gambaran panoramik menunjukkan adanya garis fraktur pada regio angulus mandibula kiri. Setelah dilakukan reposisi terbuka dan fiksasi menggunakan plat rekonstruksi, pasca operasi pasien sudah dapat menggunakan rahang dengan baik.
Copyright (c) 2013 Makassar Dental Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.