Dugaan HIV pada pasien postpartum dengan anomali HSV: laporan kasus
Suspected case of HIV in postpartum patients with HSV anomalies: a case report
Abstract
Masalah: Lesi oral virus herpes dan kondisi terkait HIV merupakan kelainan rongga mulut yang sering tampak mirip dan sulit dibedakan. Tujuan: Laporan kasus ini menggambarkan tantangan dalam memecahkan masalah untuk membedakan lesi oral disebabkan virus herpes atau suatu kondisi terkait HIV. Kasus: Pasien perempuan 21 tahun, mengeluhkan adanya sariawan sejak melahirkan bayi 3 bulan yang lalu dan menyebabkan kesulitan makan serta berbicara. Pasien telah berobat ke dokter gigi namun sariawan tidak hilang. Pemeriksaan intra oral terdapat ulser multipel pada daerah bukal, labial, palatal, lidah. Pada daerah genital ditemukan pustula. Hasil laboratorium, Anti-HSV 1 IgG reaktif, Anti-HSV 2 IgG non reaktif, Anti-HIV negatif. Penatalaksanaan farmakologi diberikan acyclovir, nystatin, vitamin B12, asam folat, obat kumur chlorhexidine dan suplemen susu. Pendekatan non-farmakologi dengan mengoptimalkan komunikasi. Kondisi pasien membaik dalam waktu satu bulan. Simpulan: Anamnesis yang mendalam, pemeriksaan yang lengkap dan penatalaksanaan yang tepat serta mengoptimalkan komunikasi sangat diperlukan untuk mencapai hasil maksimal.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.